Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Wahyuningrat, sisi lain.

Homesiapa sayaJan 27, 2006
hmm akhirnya saya isi juga halaman ini. sebenarnya saya lebih suka blogspot. saya hanya menggunakan multiply untuk mengunduh lagu hehehe. jadi lebih lengkap silahkan mengclick http://wahyuningrat.blogspot.com
...
Photo AlbumPhotos
ddd
dThumbnaild
ddd
me, myself and trainstation
29 Photos, 14 comments
ddd
dThumbnaild
ddd
negeri paman adolf.
35 Photos, 21 comments
ddd
dThumbnaild
ddd
madame tussaud
22 Photos, 18 comments

   View All
.
NoteGuestbook
   
tejorini wrote on Oct 2, '09
Mas Wahyu makasih udah nyempetin voting... tengkiuuu *kakak Chibi*
lafatah wrote on May 23, '09
Iya, betul!
Sangat ditunggu filmnya :D
nyanalubis wrote on May 22, '09
Yuning, ini gw copas buat loe.... :)

===========================================
from Oktaviani Sudiyarto
to guyubbahasa@yahoogroups.com, femina
cc bentangpustaka@yahoo.com
date Fri, May 22, 2009 at 5:16 PM
subject [femina & friends] Sekocak-kocaknya penulis, mungkin lebih kocak tulisannya


NVO, NVO, dan NVO …. Weleh, apaan tuh ya? Ternyata Negeri van Oranje. Weits, kisah 5 mahasiswa yang kuliah di Belanda? Ah, biasa saja tuh. Eh, tapi tunggu dulu! Novel ini ditulis 4 penulis! Walah, rasa penasaran lalu muncul. Dari mana mereka dapat ide untuk menulis sebuah novel dengan satu alur cerita? Bagaimana menyatukan ide-ide yang pasti berbeda itu? (Catatan, salah satu penulisnya cewek!) Satu lagi, apa para penulisnya juga sekocak tulisan mereka?

Membaca cerita NVO (mulai dari tulisan asli sampai jadi) memang tidak membosankan. Padahal kalau dipikir-pikir lagi, saya membaca cerita yang sama … bagian yang sama, berulang-ulang. Namun, masih juga saya terkekek-kekek membaca dan membayangkan adegannya. Yup, saya memang terhanyut ceritanya sampai bisa membayangkan tiap adegan dan para tokohnya. Nah, sampai akhirnya muncul pertanyaan tadi: sekocak apa penulisnya? Karena ada seorang penulis mengatakan bahwa tulisan kocak sering dihasilkan oleh penulis yang pembawaannya terlalu serius.

Namun … kedatangan AAGABAN eh penulis NVO membuyarkan paradigma itu. Mas Wahyu dan Mas Adept ternyata memang kocak. Hehe, lihat saja penampilan mereka. Duh, kedatangan keduanya dengan seragam oranye ngejreng menarik pengunjung Gramedia di Ambarukmo Plaza (21/5). Acara temu penulis pun menjadi ramai dan penuh tawa. Cerita Mas Wahyu ditimpali celetukan jahil Mas Adept benar-benar menghidupkan cerita NVO. Ah, mereka memang penulis kocak!

Penasaran pun bertambah satu, kapan novel ini dibuat filmnya, ya?
=============================================

two thumbs up deh... :)
lafatah wrote on May 22, '09
Mas Wahyu, ini sedikit oleh2 yang bisa saya hadiahkan buat sang idola: YOU!

http://lafatah.multiply.com/journal/item/681/Bolos_THI_Demi_Temu_Penulis_NVO
lafatah wrote on Apr 18, '09
hai mas wahyu...
wah, punya MP juga ternyata...
seeeep... may i become your contact???
Nice to read your book n find this blog!
..
.
...